Tiada ada maaf bagimu Pak Hakim Daming Sanusi

mahkamah-agung

Saya terkejut membaca berita di KOMPAS hari ini. Tertera di halaman 5 bagian Politik & Hukum, berita berjudul “KY : Berhentikan Daming”.

Mengutip KOMPAS, KY merekemondasikan pemberhentian Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Daming Sanusi, yang juga Calon Hakim Agung disebabkan ungkapan Hakim Daming tentang pemerkosaan termasuk pelanggaran etik yang pantas dijatuhi sanksi berat.

Sedangkan pihak Mahkamah Agung, belum mengetahui keputusan KY tersebut.

Menurut saya, KY bertindak terlalu berlebihan (over acting). Karena rekomendasi KY tersebut menyamakan sanksi Hakim Daming dengan sanksi Hakim yang melakukan Tindak Pidana. Saya berharap MA mengabaikan rekomendasi KY tersebut. Bukannya saya pendukung Pak Hakim Daming atau pengikut aliran Pro Pemerkosaan. Tapi hal ini jelas mengabaikan pengabdian dan karir panjang seorang Hakim. Faktanya Pak Hakim Daming telah mengakui kekhilafan dan meminta maaf serta saat ini sedang menjalani sanksi. Tapi mungkin memang ungkapan “tiada maaf bagimu” berlaku untuk Pak Hakim Daming…

Syukni Tumi Pengata, S.H.
Mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum Univ. Pancasila
Sent from my BlackBerry® via Smart 1x / EVDO Network. Smart.Hebat.Hemat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s